
UMMI Lepas Mahasiswa KKN 2026, Siap Mengabdi dengan Hati dan Berkarya dengan Aksi
Sukabumi, www.ummi.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) secara resmi melepas ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Senin (06/07/2026) di lingkungan Kampus UMMI. Mengusung tema “Mengabdi dengan Hati, Berkarya dengan Aksi”, kegiatan ini menjadi awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan di sejumlah wilayah Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan wilayah Cianjur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, S.H., M.M., Sekretaris Bapperida Kabupaten Sukabumi Yuki Ramdan Priana, S.STP., M.A.P., Sekretaris DPMD Kabupaten Sukabumi Andriyansah Subandi, S.TP., M.Si., Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Alpian, S.E., jajaran pimpinan UMMI, dekan, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta para mahasiswa peserta KKN.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMI, Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., menjelaskan bahwa KKN merupakan bagian dari kurikulum akademik yang wajib diikuti mahasiswa semester enam sebagai wadah untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“KKN bertujuan agar mahasiswa dapat mengasah kemampuan bersosialisasi, berkolaborasi, meningkatkan kreativitas dan inovasi, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat serta memaksimalkan potensi yang dimiliki desa,” ujar beliau.
Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., menyampaikan bahwa KKN UMMI 2026 diikuti oleh 720 mahasiswa yang terbagi ke dalam lima skema. Sebanyak 703 mahasiswa dilepas pada kesempatan tersebut, sementara peserta lainnya mengikuti KKN Muhammadiyah Aisyiyah dan KKN Internasional yang akan dilaksanakan kemudian.
Skema pertama adalah KKN One Village One Department (OVOD) yang diikuti 438 mahasiswa dalam 22 kelompok yang tersebar di 22 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Program utama yang diusung adalah pengelolaan sampah dan penanganan stunting.
Selanjutnya, KKN Sinergi diikuti 148 mahasiswa yang didampingi 10 dosen pembimbing lapangan dan dilaksanakan di 10 desa di Kecamatan Warungkiara dengan fokus utama pada mitigasi bencana melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, terdapat KKN Khusus yang mengintegrasikan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah di Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya diwajibkan menyusun laporan akhir, tetapi juga menghasilkan video pengabdian masyarakat yang akan dikompetisikan di tingkat universitas hingga berpeluang mewakili UMMI pada kompetisi tingkat Jawa Barat dan Banten.
“Melalui program ini kami berharap mahasiswa mampu mengasah soft skill dan hard skill sehingga menjadi pribadi yang lebih kompeten, sekaligus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap beliau.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi kepada UMMI yang terus berkontribusi mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Beliau menegaskan bahwa KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung bersama masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada UMMI yang terus mencetak SDM unggul, cerdas, dan berakhlak. Di lapangan nanti mahasiswa akan belajar berkoordinasi, berkolaborasi, sekaligus mengabdikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah,” tutur beliau.
Beliau juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, menjunjung sikap santun, disiplin, dan tanggung jawab selama menjalankan pengabdian di desa.
Wakil Rektor I UMMI, Dr. Asep Muhamad Ramdan, S.E., M.M., mengingatkan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk hadir memberikan solusi di tengah masyarakat.
“KKN adalah kuliah kerja nyata. Berikan pengetahuan dan pengalaman akademik kepada masyarakat, petakan berbagai persoalan yang ada, sehingga dapat menjadi dasar program pengabdian lanjutan oleh UMMI,” ujar beliau.
Beliau juga mengajak mahasiswa untuk menjaga karakter sebagai insan akademik Muhammadiyah dengan aktif berinteraksi bersama masyarakat, mengikuti kegiatan keagamaan, serta menjaga nama baik Universitas Muhammadiyah Sukabumi selama menjalankan KKN.
Melalui program bertema “Mengabdi dengan Hati, Berkarya dengan Aksi”, UMMI berharap mahasiswa mampu menghadirkan inovasi, solusi, dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan berbagai mitra pembangunan.



