
UMMI Resmi Launching Sistem Informasi Kurikulum OBE, Permudah Pengukuran Capaian Pembelajaran
Sukabumi, www.ummi.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) resmi meluncurkan Sistem Informasi Kurikulum Outcome Based Education (SIKOBE) pada Jumat, 17 April 2026, di lingkungan kampus UMMI. Sistem yang dikembangkan secara mandiri ini dihadirkan sebagai upaya meningkatkan kualitas implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran di seluruh program studi.
Wakil Rektor I UMMI, Dr. Asep Muhamad Ramdan, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan sistem ini merupakan respon terhadap tuntutan regulasi serta kebutuhan akreditasi perguruan tinggi. Beliau menegaskan bahwa implementasi OBE tidak hanya sebatas penerapan kurikulum, tetapi juga harus mampu mengukur capaian pembelajaran secara terstruktur.
“Setiap perguruan tinggi wajib mengimplementasikan kurikulum OBE, bukan hanya diterapkan tetapi juga harus diukur capaian pembelajarannya,” ujarnya.
Beliau juga menyoroti kendala yang selama ini dihadapi, terutama dalam proses pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).
“Yang menjadi pertanyaan asesor selama ini adalah bagaimana cara mengukur CPL. Selama ini kita hanya memberikan nilai A, B, C, tetapi dasar pengukurannya sering tidak jelas,” ungkapnya.
Melalui sistem informasi yang baru diluncurkan, UMMI menghadirkan solusi digital untuk mempermudah proses tersebut. Sistem ini memungkinkan akses bagi dekan, ketua program studi, dosen, hingga mahasiswa dalam memantau dan mengukur capaian pembelajaran secara transparan.
“Ketika ditanya bagaimana cara mengukur output CPL, sekarang kita tinggal tunjukkan sistem. Semua data sudah terintegrasi dan dapat diakses,” jelasnya.
Lebih lanjut, sistem ini juga berfungsi sebagai alat kontrol akademik, termasuk dalam pemantauan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) oleh dosen.
“Nanti akan terlihat dosen mana yang sudah atau belum menyusun RPS, sehingga menjadi bahan evaluasi bersama,” tambahnya.
Pengembangan sistem ini dilakukan selama kurang lebih enam bulan melalui kolaborasi tim internal, khususnya dari bidang Teknologi Informasi. Setelah resmi diluncurkan, UMMI akan menggelar pendampingan dan workshop bagi seluruh program studi agar implementasi sistem dapat berjalan optimal dalam semester berjalan.
“Setelah launching ini, kita targetkan minimal semester ini seluruh program studi sudah mulai menginput dan menggunakan sistem ini,” tegasnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim pengembang turut memberikan demonstrasi penggunaan sistem kepada para peserta, guna memberikan pemahaman teknis sebelum diterapkan secara menyeluruh di lingkungan UMMI.



