
UMMI Gelar Studium Generale “AI Automation in Creative Worksâ€, Hadirkan Narasumber Internasional
Sukabumi, www.ummi.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar kegiatan Studium Generale bertajuk “AI Automation in Creative Works (Best Practices AI in Creative Works)” bertempat di Auditorium UMMI pada Kamis, (16/04/26). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UMMI yang antusias menyimak perkembangan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia kreatif.
Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan praktis sekaligus inspirasi kepada mahasiswa dan peserta tentang bagaimana teknologi AI dapat digunakan secara efektif dalam berbagai bidang kreatif.
Studium Generale dipandu oleh Ketua Program Studi Teknik Informatika UMMI, Iwan Rizal Setiawan, M.T., dengan menghadirkan pembicara Irfan Sophan Himawan, S.E., M.M., Ketua Program Studi Akuntansi UMMI, serta pembicara utama Mr. Nur Muizz Mohamed Salleh, Multimedia Design Lecturer dari Selangor Islamic University (UIS) Malaysia.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional (KKUI) UMMI, Dr. Elan Eriswanto, S.S., M.M., menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara UMMI dan UIS telah terjalin cukup lama.
“UMMI dengan UIS itu sudah kerja sama lama. Dulu namanya KUIS, sekarang berubah menjadi UIS. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperpanjang kerja sama yang sudah ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berbagai peluang kerja sama telah disiapkan, mulai dari student mobility, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat.
“Untuk mahasiswa, program student mobility sudah kami siapkan, termasuk fasilitas dormitory,” ungkapnya.
Selain itu, UMMI juga aktif memperluas jejaring internasional dengan berbagai kegiatan di Malaysia.
“Pada bulan Agustus, kami akan melaksanakan program internasional yang melibatkan mahasiswa Sastra Inggris, Administrasi Bisnis, dan Administrasi Publik,” jelasnya.
Secara umum, studium generale ini menekankan bahwa penggunaan AI harus disertai dengan pemahaman etika, kreativitas manusia, dan kemampuan adaptasi. AI diposisikan sebagai alat kolaboratif yang mendukung, bukan menggantikan, peran manusia dalam menghasilkan karya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami tren perkembangan teknologi AI serta mengaplikasikannya secara bijak dan inovatif dalam bidang keilmuan masing-masing.



