
Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Profesi Ners UMMI, Perkuat Mutu dan Layanan Pendidikan Kesehatan
Sukabumi, www.ummi.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menjalani proses asesmen lapangan yang dilaksanakan pada 23 hingga 26 April 2026 oleh Tim Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Kegiatan ini berlangsung di lingkungan kampus UMMI sebagai bagian penting dalam proses akreditasi program studi.
Tim asesor yang hadir terdiri dari tiga orang, yakni Dr. Suni Hariati, S.Kep., Ners., M.Kep., Dr. Ners. Ratna Hidayati, M.Kep., S.Mat., dan Dr. Ners Darmawati, M.Kep., S.Mat. Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap dokumen serta implementasi nyata dari berbagai aspek catur dharma perguruan tinggi, penjaminan mutu, hingga layanan akademik dan non-akademik.
Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, M.P., dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk menyambut proses asesmen dengan penuh semangat dan optimisme. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga sarana memperkuat kualitas institusi.
“Marilah kita hadapi kegiatan asesmen lapangan ini dengan penuh sukacita, karena di dalamnya banyak nilai-nilai yang akan memberikan manfaat bagi program studi, fakultas, hingga institusi,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa asesmen ini diharapkan mampu memberikan berbagai masukan konstruktif dari para asesor. “Kami yakin para asesor akan memberikan insight dan saran-saran baru untuk perbaikan yang lebih baik ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan tim asesor, Dr. Suni Hariati, S.Kep., Ners., M.Kep., menjelaskan bahwa asesmen lapangan merupakan tahap lanjutan setelah asesmen kecukupan yang telah dilakukan sebelumnya. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan kesesuaian antara laporan evaluasi diri dengan kondisi nyata di lapangan.
“Kami ditugaskan untuk melakukan verifikasi dan validasi dari apa yang sudah dituliskan di laporan sebelumnya. Jadi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk melihat implementasi secara nyata,” jelasnya.
Kegiatan asesmen lapangan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dan menjadi momentum strategis bagi UMMI untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam mencetak tenaga perawat profesional yang kompeten dan berdampak bagi masyarakat.



