
Baitul Arqam Pegawai Universitas Muhammadiyah Sukabumi: Memperkuat Ideologi dan Kompetensi Kader Muhammadiyah
Sukabumi, www.ummi.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ideologi kader Muhammadiyah dengan melaksanakan kegiatan Baitul Arqam Pegawai. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (2-4/09/2024), bertujuan untuk membekali para pegawai UMMI dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang ideologi Muhammadiyah serta meningkatkan kompetensi mereka sebagai kader unggul yang dapat menjadi penggerak dan inspirasi dalam proses pengkaderan di UMMI.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Rektor serta para Wakil Rektor, yang memberikan dukungan penuh terhadap pentingnya acara ini bagi keberlangsungan sistem pengkaderan di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya Rektor UMMI menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap tindakan dan tanggung jawab pegawai UMMI, agar dapat memberikan teladan dan inspirasi bagi mahasiswa serta masyarakat luas.
Dalam amanatnya Ketua BPH UMMI memberikan amanat kepada seluruh peserta untuk senantiasa menjadikan ideologi Muhammadiyah sebagai landasan dalam bekerja dan melayani kepada mahasiswa, tidak hanya sebagai pegawai tetapi juga sebagai kader yang terus mengembangkan diri dan kompetensinya sesuai dengan sistem pengkaderan yang telah ditetapkan oleh Muhammadiyah.
Kegiatan Baitul Arqam ini diisi dengan berbagai sesi diskusi, pemaparan materi tentang ideologi dan pengkaderan Muhammadiyah, serta kegiatan-kegiatan penguatan kompetensi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di UMMI, baik dari segi spiritual, intelektual, maupun profesional.
Dengan berakhirnya kegiatan Baitul Arqam ini, diharapkan para pegawai UMMI dapat semakin memahami dan menghayati peran penting mereka dalam mendukung pengembangan kader Muhammadiyah di lingkungan universitas, serta menjadi teladan yang mampu menginspirasi generasi muda dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.



