
UKM Library Lovers Community Sukses Gelar Literacy Festival 2024
Sukabumi, www.ummi.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Library Lovers Community kembali menyelenggarakan acara tahunan yang dinantikan, Literacy Festival 2024, dengan tema "Literacy Maze: Discovering New Things through Art and Literacy". Kegiatan ini berlangsung meriah dan sukses, melibatkan berbagai kegiatan yang menarik perhatian mahasiswa dan masyarakat umum.
Literacy Festival 2024 mengusung tiga rangkaian acara utama. Yang pertama adalah grand final dari perlombaan cipta dan baca puisi serta perlombaan poster digital yang telah diikuti oleh banyak peserta dengan antusiasme tinggi. Kegiatan kedua adalah bedah buku dengan tema "Melompati Tembok Mental: Eksplorasi 'Mendobrak Batasan Diri'," yang mengundang para peserta untuk lebih mendalami dan memahami cara untuk mengatasi batasan mental dan personal. Sedangkan kegiatan ketiga adalah seminar kewirausahaan dengan tema "Identifying Business Opportunities in the Digital Era: Trends and Prospects," yang bertujuan memberikan wawasan dan pandangan kepada peserta mengenai bagaimana mengenali peluang bisnis di era digital yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UMMI, Dr. Andri Moewashi Idharul Haq, S.TH.I, M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Literacy Festival 2024 ini. Beliau menekankan pentingnya dukungan maksimal terhadap kegiatan literasi seperti ini, mengingat rendahnya tingkat literasi di Indonesia.
"UMMI memiliki kekhasan tersendiri, yaitu adanya UKM yang bergerak di bidang literasi dan memiliki antusiasme tinggi untuk memajukan hal-hal yang berkaitan dengan literasi, ini perlu digelorakan secara umum, khususnya bagi internal kampus," ujarnya
Dengan suksesnya pelaksanaan Literacy Festival 2024, diharapkan semangat literasi di kalangan mahasiswa UMMI dan masyarakat sekitar dapat terus meningkat, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas literasi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa literasi tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa menemukan hal-hal baru melalui seni dan literasi.



