Bekerja Sama dengan 2 Negara, PGSD UMMI Sukses Menggelar Workshop International
Bekerja Sama dengan 2 Negara, PGSD UMMI Sukses Menggelar Workshop International

Bekerja Sama dengan 2 Negara, PGSD UMMI Sukses Menggelar Workshop International

  • Ditulis oleh Humas UMMI
  • pada Sabtu, 12 November 2022

Penampilan sajak dari perwakilan IPGKMRMSukabumi, ummi.ac.id – Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) sukses menyelenggarakan kegiatan seminar international berbasis workshop yang bekerja sama dengan 2 negara, yaitu Institut Pendidikan Guru Kampus Raja Melewar, Seremban Negeri Sembilan Malaysia (IPGKMRM) dan Yala Rajabath University, Thailand. Kegiatan ini sudah dimulai sejak 1 agustus, dan puncaknya diselenggarakan pada Senin (07/11) di auditorium UMMI dan Daring melalui Zoom Meeting. Selain workshop kegiatan ini juga diisi dengan sesi seminar penguatan literasi untuk membangun kesadaran literasi anak, penerbitan buku juga penampilan budaya seperti; tari tradisional, sajak, puisi, cerita anak, pantun, dan lain-lain. Disamping itu, Himpunan Mahasiswa PGSD UMMI turut berkontribusi menjadi OC, serta Indonesia Approach Education (IAE) sebagai penguat literasi. 24 utusan dari Malaysia, 10 orang utusan Thailand 10 orang, 200 orang mahasiswa, serta 87 – 120 orang pada Zoom Meeting turut memeriahkan kegiatan ini.

 

Dalam menjalin kerja sama 3 negara ini dihasilkan produk-produk literasi, salah satunya 4 buku hasil karya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dari ke-3 negara, buku tersebut berisi cerita, dan pantun/syair yang bertemakan keselamatan. Dyah Lyesmana, S.S., M.Pd. selaku dosen berharap bahwa program kerja sama ini bisa terus berlangsung, “kedepannya kami ingin menginisiasi penelitian khusus untuk literasi dan sastra anak, dan penerbitan buku seri-2,” ujarnya.

 

“saat ini perubahan-perubahan terjadi sangat cepat,” ucap Dr. Sakti Alamsyah. Rektor UMMI merasa senang dengan dilakukannya kerja sama ini, sebab pada era saat ini perubahan perubahan begitu cepat terjadi sehingga ditinjau perlu adanya kerja sama dalam membentuk kekuatan demi menciptakan kurikulum yang berbasis keilmuan. Kegiatan workshop ini menjadi salah satu implementasi langkah dalam menghadapi perubahan-perubahan tersebut.