LAUNCHING KEBUN PANGAN LOKAL FAPERTA UMMI : Diversifikasi Pangan Lokal untuk Kedaulatan Pangan
LAUNCHING KEBUN PANGAN LOKAL FAPERTA UMMI : Diversifikasi Pangan Lokal untuk Kedaulatan Pangan

LAUNCHING KEBUN PANGAN LOKAL FAPERTA UMMI : Diversifikasi Pangan Lokal untuk Kedaulatan Pangan

  • Ditulis oleh administrator
  • pada Sabtu, 17 Oktober 2020

Sukabumi, ummi.ac.id - Perayaan Hari Pangan Sedunia diusulkan  oleh negara-negara anggota FAO pada konferensi umum ke-20 bulan November 1979. Hal ini telah diperingati setiap tahun di lebih dari 150 negara, meningkatkan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan. 

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi Memperingati (UMMI) Hari Pangan Sedunia  pada tanggal 16 Oktober 2020 dengan mengadakan Launching Kebun Pangan Lokal (KBL). KBL berlokasi di Laboratorium Lapang Fakultas Pertanian di desa Sirnaresmi, kecamatan Gunungguruh kabupaten Sukabumi.   Ketua Panitia, Ripal Fadilah meyampaikan KBL merupakan rangkaian acara dalam memperingati HPS dan Milad Himagri. Sehari sebelumnya pada tanggal 15 Oktober 2020 telah terselenggara acara Diskusi Publik, dengan tema Peran Pemerintah dalam antisipasi krisis pangan di masa Pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut menghadirkan Walikota Sukabumi yang diwakili oleh Asda 2, Dosen Prodi Agribisnis, Reny Sukamawani dan Kepala bagian Rencana dan Program Kementerian Koperasi dan UKM, Catur Susanto.

Dekan Fakultas Pertanian UMMI, Amalia Nur Milla menyampaikan bahwa tujuan didirikannya Kebun Pangan Lokal adalah untuk memperkenalkan kembali tanaman pangan lokal pengganti beras sebagai sumber karbohidrat yang sudah lama/jarang ditemui saat ini. Diversifikasi atau penganekaragaman konsumsi pangan sangat penting saat ini, khususnya pada pandemi Covid-19. Banyak tanaman pangan lokal yang sudah mulai langka, yang dahulu menjadi sumber karbohidrat/energi bagi tubuh. Oleh karena itu KBL akan menghimpun aneka pangan lokal dan mensosialisasikannya kepada masyarakat. Tanaman yang ditanam adalah 4 varietas sorgum, 2 varietas hanjeli, jawawut, ganyong dan uwi putih. Sebelumnya dilokasi tersebut telah ditanam pula beras hitam dan terubuk. Harapannya KBL dapat menjadi Agroeduwisata khusus pangan lokal pengganti beras. 

Acara ini dihadiri oleh Kapolresta Sukabumi, AKBP Sumarni yang memberikan benih sorgum untuk ditanam di Kebun Pangan Lokal Faperta UMMI. Dihadiri juga oleh Wakil Rektor 2 UMMI, Ike Ratnawati dan Civitas akademik Faperta : Dekan, Kaprodi Agribisnis, Kaprodi Akuakultur, Dosen, Laboran dan mahasiswa Faperta yang terdiri dari Himagri, Himapi, IMM Komisariat Ki Bagus Hadikusumo dan jajaran BEM Faperta. Hadir pula Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Koordinator Penyuluh Dinas Pertanian  Kabupaten Sukabumi, Jajaran Posek, Kades dan perwakilan Petani.

Dalam sambutannya Kapolresta Sukabumi, AKBP Sumarni yang sedang giat dalam program ketahanan pangan di wilayah Sukabumi memberikan apresiasi kepada Fakultas Pertanian dan Keluarga Besar Mahasiswa Faperta UMMI yang telah berinisiatif membuat KBL dan  menyampaikan bahwa mahasiswa harus melakukan aksi nyata untuk masa depannya dan masa depan bangsa. Membuat bangga orang tua dengan karya nyata, berharap mahasiswa UMMI ke depan  menjadi pengusaha milenial dibidang pertanian. Kapolresta berharap Sorgum Sukabumi di masa yang akan datang dapat mendunia. Sorgum Sukabumi untuk dunia. Sedangkan perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dosen A.Karmana menyampaikan ditengah maraknya aksi Demo tolak disahkannya UU Ciptakerja, mahasiswa Faperta UMMI demonstrasi plot menanam aneka pangan lokal dengan harapan program diversifikasi pangan untuk beras dapat berhasil. Pada acara tersebut dilakukan pemotongan tumpeng dari singkong, tumpeng getuk oleh Kaprodi Agribisnis, Ema Hilma menandai Milad Himpinan Mahasiswa Agribisnis (Milad Himagri) ke-17, potongan tumpeng diberikan kepada Ketua Himagri, Sandi. Diakhir acara, dilakukan tanam bersama aneka pangan lokal oleh seluruh hadirin.