
Mahasiswa UMMI Ikuti KKN PTMGRMD, Luncurkan Inovasi Cup N Go
Sukabumi, ummi.ac.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) PTMGRMD (Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa) kembali dilaksanakan untuk kedua kalinya pada tahun 2024. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengikuti kegiatan yang berlangsung selama empat bulan, dari 17 Februari hingga 17 Juni 2024 ini, di Desa Jatiroke dan Desa Sayang Kecamatan Jatinangor, berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Pelita Bangsa.
Program KKN ini yang dilaksanakan pada tahun 2024 mengusung 5 KPI (Key Performance Indicators), yaitu Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS), Zero New Stunting (ZNS), Literasi Masyarakat Miskin Ekstrim, One Village One Product (OVOP), dan inovasi perguruan tinggi. Program yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Desa Jatiroke dan Desa Sayang khususnya dan Masyarakat pada umumnya. Salah satu KPI yang dimunculkan adalah One Village One Product (OVOP) yang berfokus pada inovasi pengembangan produk unggulan desa. Desa Jatiroke mengembangkan inovasi produk kopi siap seduh dengan konsep traveling size “Cup N Go” dengan merk kopi Gugeulis. Adapun Desa Sayang mengembangkan produk susu ubi Sayang, yaitu produk susu yang berasal dari olahan ubi manis.
Dari Testimoni kegiatan, umumnya sangat puas dengan kegiatan KKn PTMGRMD ini, "Kami bersyukur Desa Jatiroke mendapatkan bantuan container box untuk menunjang kegiatan UMKM," ungkap Koordinator Inovasi, Ahmad Fauzi. Menurut Camat Jatinangor,” hasil dari program ini sangat signifikan, kepesertaan BPJS dan pelayanan dasar lainnya bagi masyarakat miskin meningkat, balita terindikasi stunting menurun dan tidak ada lagi kasus baru, serta terlahir produk unggulan desa yang beragam, yang dibuktikan dengan gelar produk unggulan tingkat Kecamatan Jatinangor,” Ujarnya.
“Selain itu, setiap desa berhasil melahirkan satu inovasi berbasis UMKM dan Pusat Kesejahteraan Sosial semakin berdaya," tambahnya

Selain itu dalam wawancaranya Ketua LPPM UMMI Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., menyampaikan kegiatan KKN PTMGRMD 2024 yang dilaksanakan di Kabupaten Sumedang, khususnya di desa Sayang dan Desa Jatiroke yang menjadi lokus KKN mahasiswa dari UMMI berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa, sudah cukup baik, ada koordinasi yang baik antara LLDIKTI dengan Perguruan Tinggi.
“Masyarakat dilatih untuk mengembangkan produk menjadi lebih menarik dan dilatih untuk memasarkannya secara konvensional maupun digital,” paparnya
“Kegiatan KKN PTMGRMD yang dilaksanakan selama 4 bulan dari 17 Pebruari 2024 sd 14 Juni 2024 mampu meningkatkan hardskill dan softskill mahasiswa dalam berinterasi sosial di masyarakat, menganalisis permasalahan di masyarakat dan mencoba mencari solusinya, serta menggali potensi masyarakat untuk dapat dikembangkan menjadi keunggulan masyarakat desa,”ungkapnya
Dengan berakhirnya KKN PTMGRMD 2024, diharapkan program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jatiroke, Desa Sayang dan desa-desa lainnya di Kecamatan Jatinangor.



