
UMMI Tanam 2.500 Bibit Pohon di Lab Lapang Terpadu (Outdoor Research and Education Station) ORES
Sukabumi, www.ummi.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melaksanakan kegiatan penanaman sebanyak 2.500 bibit pohon di kawasan Lab Lapang Terpadu Outdoor Research and Education Station (ORES), Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/9/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah III Jawa Barat, Bapak Abdul Muiz, S.Hut., M.Si., perwakilan Lab Lapang Terpadu UMMI, perangkat desa, penyuluh swadaya, serta 25 mahasiswa UMMI yang turut serta dalam penanaman bibit pohon.
Dalam sambutannya, Kepala CDK Wilayah III Jawa Barat, Abdul Muiz, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah UMMI dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Universitas Muhammadiyah Sukabumi dalam melaksanakan penanaman pohon ini. Penanaman 2.500 bibit pohon bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan hidup. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kampus lain, lembaga masyarakat, maupun pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Sukabumi.”
Sementara itu, perwakilan Lab Lapang Terpadu UMMI menyampaikan bahwa penanaman bibit pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian UMMI terhadap lingkungan.
“Penanaman 2.500 bibit pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian UMMI terhadap lingkungan. Kami berharap pohon-pohon ini tumbuh dengan baik, memberi manfaat ekologis, dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang."
Sebelum penanaman dimulai, peserta mendapatkan pengarahan mengenai tata cara menanam yang baik dari pegawai CDK dan penyuluh swadaya. Setelah itu, penanaman dilakukan secara simbolis oleh mahasiswa UMMI yang didampingi perangkat desa dan pendamping lapangan Lab Lapang Terpadu ORES.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.



