
UMMI Lepas 726 Mahasiswa KKN Tematik, KKN Nasional Dan KKN Internasional
Sukabumi, ummi.ac.id – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu ajang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung kepada masyarakat. Mahasiswa juga dituntut untuk mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat. Kemana saja para mahasiswa ini KKN? Berikut liputannya.
Sebanyak 726 mahasiswa UMMI melaksanakan KKN tahun ini. Pelepasan ratusan mahasiswa tersebut dilaksanakan pihak kampus pada Kamis (26/7) di lapang Gedung Barchoya mansur yang berada di Jalan R. Syamsudin, SH Nomor 50, Kota Sukabumi itu.
Acara ini dihadiri Rektor UMMI, Dr. Sakti Alamsyah, M.Pd, perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Ketua LPPM, para Dekan, ketua Program Studi serta Dosen UMMI.

Pelepasan ditandai dengan pemberian pelengkapan KKN. KKN gelombang ke-2 ini terbagi dalam tiga kategori yakni KKN Tematik, KKN Nasional dan KKN Internasional. KKN Tematik 2019 sendiri sebanyak 672 mahasiswa terbagi kedalam 40 kelompok yang terbagi pada 7 bidang yang ditempatkan ke beberapa lokasi yang tersebar di 21 Kecamatan Kota dan Kabupaten Sukabumi. Adapun kegiatan KKN Tematik dilaksanakan selama 40 hari, terhitung tanggal 25 Juli hingga 2 September 2019.
KKN Tematik UMMI dengan jumlah 672 mahasiswa, dibagi dalam beberapa program yaitu Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Usaha Rintisan Masyarakat Tuna Karya (Urimastu), Posdaya Bina Ruhiyah Bina Rupiah, LPCR (AIK), Decopage dan Macrame Serta Aplikasi Online, Pemberdayaan Masyarakat kota Sukabumi Dalam Melaksanakan Green Waste, dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak..
Untuk KKN Nasional Muhammadiyah diikuti sebanyak 20 mahasiswa, mereka bertugas di Kota Bengkulu.
KKN Nasional Muhammadiyah nantinya, mahasiswa UMMI tersebut akan bergabung dengan mahasiswa KKN dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah lain. KKN Nasional mahasiswa UMMI mengusung tema seni, budaya dan olahraga. UMMI juga sudah lima kali mengikuti KKN nasional ini. Sedangkan untuk KKN Internasional pada tahun ini diikuti sebanyak 34 mahasiswa yang berlokasi di Thailand Selatan dan Malaysia.
Baik KKN nasional maupun internasional, selain dosen melakukan pengabdiaan masyarakat juga mengenalkan potensi daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi, seni, budaya, parisiwisata unggulan Sukabumi di tingkat nasional dan internasional.KKN tahun ini didampingi oleh 37 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
“Semoga mahasiswa dapat mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan serta peduli,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMMI, Dr. Reni Mulyani.
Para peserta KKN ini juga diminta untuk dapat membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, tercapainya akselerasi dan efektivitas pembangunan di Kabupaten Sukabumi hingga bisa menjadi motivator dan dinamisator dalam kegiatan pembangunan di lokasi KKN.
“Semoga bisa terbentuk kader di masyarakat yang dapat mendorong percepatan pembangunan, membantu pemerintah Kota atau Kabupaten Sukabumi dalam mempercepat pembangunan,” singkat Reni yang juga merupakan dosen Kimia UMMI.






