Mahasiswa UMMI Adakan Penyuluhan Pada Petani
Cijurey, ummi.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sukabumi (UMMI) tahap kedua tahun 2016 yang ditempatkan di desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan penyuluhan pertanian. Kegiatan yang berlangsung Selasa (9/8/16) ini merupakan salah satu program primer di kelompok 6 Korps Mubalih/Mubalighat ini.Kelompok ini terdiri dari 15 orang mahasiswa dari berbagai fakultas di UMMI. Mahasiswa dari Fakultas SAINTEK antara lain: Sigit Senjaya (T.Informatika), Mirda Mahdianti (T.Informatika), Sandi Yoman (T. Sipil). Sementara 1 orang dari Fakultas Ekonomi yakni Isep Sa’audin (Akuntansi). Kemudian, 5 orang dari FIAH yakni Anggi Jalaludin (Adpub), Tria Septiani (Adpub), Aldi Aldiansyah (Adbis), Annisa Agustina (Adbis), dan Ikhsan Nugraha (Sastra Inggris). Dan 6 mahasiswa dari FKIP adalah Bangkit Amarullah (PJKR), Indry Hermawati (Biologi), Yuliantri Safitri (Biologi), Rahmi Rahmawati (PBSI), Shifa fandini (PTI), dan Widi Andriyani (P. Matematika).
Dalam kegiatan ini, mereka bekerja sama dengan aparat desa Cijurey serta kelompok tani. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Neneng Kartika Rini, S.P.,M.P, dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian UMMI.
“Konsep kegiatan Pertanian yang baik mengedepankan lingkungan, benih, serta nutrisi yang tepat,” ujar Ibu Neneng. “Kemunculan hama dan penyakit di lahan pertanian merupakan imbas dari tata kelola ketiga hal pokok ini yang tidak baik,” lanjutnya.
Selain penyuluhan dengan teori juga penyuluhan dengan praktek dilapangan.
Menurut Sigit Senjaya selaku ketua kelompok KKN , penyuluhan ini merupakan salah satu pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menyelesaikan permasalahan seputar budidaya, hama, dan penyakit pertanian. “Dengan sejumlah potensi yang mendukung, maka komoditas Cabai, Tomat, dan Padi merupakan tema pilihan kami,” ujarnya.
“Besar harapan kami dengan adanya kegiatan hari ini akan memberikan wawasan yang lebih luas bagi masyarakat,” tutup mahasiswa jurusan Teknik Informatika ini.
Rencanaya tidak samapai pada tahap penyuluhan saja tapi akan mencoba di pantau secara berskala perkembangan pertanian paska penyuluhan ini.



