
Turunkan 536 Mahasiswa, UMMI Siap Mentransformasi Desa dengan Kolaborasi Berkelanjutan Menuju Masyarakat Berdaya
Sukabumi, www.ummi.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dengan bangga meluncurkan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) yang melibatkan 536 mahasiswa, tersebar di 35 desa dan satu kelurahan di Kabupaten dan Kota Sukabumi dengan tema “Transformasi Desa Melalui Kolaborasi Berkelanjutan Menuju Masyarakat Berdaya.” Program ini merupakan bagian dari upaya UMMI untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman dan pengalaman mahasiswa dalam berbagai aspek kehidupan, dilaksanakan pada (13 Agustus – 21 September 2024).
Acara pelepasan KKN-T ini dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kabupaten Sukabumi, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, serta civitas academica UMMI termasuk dosen koordinator program dan dosen pembimbing lapangan (DPL).
Dalam laporannya Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., memaparkan bahwa kegiatan KKN-T tahun ini melibatkan 536 mahasiswa yang terbagi ke dalam tujuh program.
“Saya berharap mahasiswa dapat menyelesaikan program kerja yang telah dirancang agar tujuan akhirnya sesuai dengan apa yang kita harapkan,” paparnya.
Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, M.P., dalam sambutannya menekankan bahwa mahasiswa berangkat ke desa tidak hanya membawa nama pribadi, melainkan juga membawa nama institusi Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
"Jika kita ditakdirkan bertemu kembali, Aku tak ingin Kau hadirkan janji dan kata-kata semata, karena janji bukan hanya untuk diucapkan saja tetapi butuh kepastian yang nyata, kembalilah setelah 40 (empat puluh) hari dengan gemilang dan dilepas oleh warga desa dengan tangisan," pesannya.
Sekretaris BAPPELITBANGDA Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan apresiasi terhadap program ini dan meminta kepada seluruh mahasiswa untuk selalu menjaga perilaku dan mengikuti adat istiadat di desa yang ditempati.
"Saya berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan lokal dengan pendekatan yang kreatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, melalui BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, UMMI menyerahkan asuransi untuk seluruh peserta KKN-T pada tahun ini.
Kegiatan KKN-T UMMI akan berlangsung selama dua bulan, dengan fokus utama pada bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan yang menekankan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Setiap kelompok mahasiswa ditugaskan untuk menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan desa atau kelurahan dan berlandaskan pada masing-masing program yang diusung.
Dengan semangat transformasi, kolaborasi, dan dedikasi, UMMI berharap program KKN-T ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sukabumi sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.



