
Tingkatkan Keterampilan: UMMI ajak DWP Dinas Sosial Menganal Seni Gerak dan Tari Tradisional
Sukabumi, ummi.ac.id – Sebagai bentuk dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang dimana salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat, Univeristas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) laksanakan pengabdian kepada masyarakat “Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Keterampilan” dengan tema “Gerak dan Tari Tradisional” yang dilaksanakan pada Kamis, (27/07/2023) bertempat di Laboratorium Kebugaran PJKR Uvinersitas Muhammadiyah Sukabumi. Adapun yang menjadi mitra dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.
Dr. Reny Sukmawani, M.P., selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat “Pemberdayaan Perempuan melalui pelatihan keterampilan” dalam sambutannya menyampaikan, “Perguruan tinggi pada umumnya bertugas untuk melaksanakan Pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu bagian dari catur dharma perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan setiap 1 bulan sekali dimana yang menjadi sasarannya adalah perempuan dengan peseta dan jenis pelatihan yang berbeda, kali ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang ke 5 kalinya dengan mengangkat tema “Gerak dan Tari Tradisioanl” dan di fasilitatori oleh ibu Dr. Fenty Sukmawaty,M.Hum,” tutur Reny
“Semoga seluruh peserta bisa mengikuti pelaksanaan kegiatan ini sampai dengan selesai dan dapat melaksanakan atau mengimplementasikannya dirumah masing-masing,” tambah Reny
Sementara itu,Yuni Yuniarti, S.E. selaku ketua DPW Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi juga memaparkan rasa terimakasih kepada UMMI yang sudah berkenan mengundang kami DPW Dinas Sosial dalam agenda pelatihan Gerak dan Tari hari ini.
“Semoga dari kegiatan pelatihan ini dapat menjalin Kerjasama yang berkelanjutan,” ungkap Yuni
Dalam kesempatan ini Dr. Fenty Sukmawaty, M.Hum. sebagai narasumber menyampaikan materinya yang bertamakan “Gerak dan tari Treadisional”.
Selain memberdayakan perempuan dari perspektif seni dan budaya, diharapkan keterampilan dalam pelatihan ini akan membuka peluang baru bagi mereka untuk mengembangkan potensi mereka dan menciptakan pendapatan tambahan melalui penampilan seni. Lebih dari itu, melalui pemberdayaan perempuan dalam pelatihan dengan bertemakan Gerak dan Tari Tradisional, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih inklusif, berdaya saing, dan bangga akan identitas budaya mereka sendiri.



