
UMMI Adakan Tabligh Akbar Untuk Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan
Dalam rangkan menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1436 H., Milad UMMI yang ke-12 beserta Muktamar Muhammadiyah yang ke-47, Pusat Studi Al-Islamdan Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyahh Sukabumi (AIK UMMI) mengadakan Tabligh Akbar untuk seluruh sivitas UMMI, (Kamis, 11/11/15).
Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Ruang Auditorim Universitas Muhammadiyah Sukabumi bertemakan “Pencerahan Menyongsong Perubahan” dan menghadirkan H. Ade Abidin, S.Pd.I. sebagai penceramahnya.
Tabligh Akbar ini dimulai pukul 09:00 dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu mahasiswa UMMI, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pusat Studi AIK UMMI, Andri Moewashi, S.ThI.,M.M dan juga dari Rektor UMMI, Prof. Dr. Asmawi Zainul yang sekaligus membuka Tabligh Akbar ini secara resmi.
Dalam sambutannya Andri Moewashi menjelaskan bahwasannya Tabligh Akbar ini merupakan kegiatan rutinan dari Pusat Studi AIK UMMI untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan, sehingga dengan adanya kegiatan ini diharapkan membuat para jamaah yang hadir bisa mengikuti dan memaknai bulan ramadhan ini dengan sebaik-baiknya.
Tiba pada acara puncak yaitu ceramah dari H. Ade Abidin, S.Pd.I. dalam isi ceramahnya beliau menjelaskan bermacam-macam hal yang berhubungan dengan bulan ramadhan, seperti tiga macam nafsu yang melekat pada diri manusian, nafsu tersebut yaitu nafsu amarah, nafsu lawwamah, dan nafsu mutmainnah. Dalam kehidupan sehari-hari hendaknya manusia bisa mengatur nafsu-nafsu tersebut, dengan adanya momentum bulan ramadhan ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk memperbaiki diri sendiri sehingga bisa lebih baik lagi dimata Allah SWT.
Beliau juga menjelaskan tentang fungsi Al-Quran sesuai dengan namanya, karena bulan ramadhan juga merupakan bulan dimana Al-Quran diturunkan. Fungsi Al-Quran sesuai namanya tersebut yaitu:
1. Al-Huda (petunjuk), Dalam al-Quran terdapat tiga kategori tentang posisi al-Quran sebagai petunjuk. Pertama, petunjuk bagi manusia secara umum. Kedua, al-Quran adalah petunjuk bagi orang-orang bertakwa. Ketiga, petunjuk bagi orang-orang yang beriman.
2. Al-Furqon (pemisah), Dalam al-Quran dikatakan bahwa ia adalah ugeran untuk membedakan dan bahkan memisahkan antara yang hak dan yang batil, atau antara yang benar dan yang salah.
3. Al-Asyifa (obat). Dalam al-Quran dikatakan bahwa ia berfungsi sebagai obat bagi penyakit-penyakit yang ada dalam dada (mungkin yang dimaksud disini adalah penyakit Psikologis).
4. Al-Mau’izah (nasihat), Didalam Al-Quran di katakan bahwa ia berfungsi sebagai penasihat bagi orang-orang yang bertakwa.
Selanjutnya H. Ade Abidin juga memaparkan tentang keutamaan ibadah di bulan ramadhan, seperti shalat malam, tadarus, bershalawat, shalat sunnah dan ibadah-ibadah lainnya.
*NB : Monon maaf penulisan Al-Quran tidak menggunakan tanda petik karena fasilitas penulisannya belum mendukungpenggunaan tanda petik.



