
MASTAKA menjadi tradisi UMMI
Ketika mendengar MASTAKA tidak lain pasti berpikir kepada acara tahunan UMMI dan salah satu tradisi yang tidak bisa hilang oleh jaman, dan kemasan acara ospek (MASTAKA) ini semakin menarik serta interaktif, dan ini salah satu wadah bagi mahasiswa yang menjadi panitia di acara tersebut, karena dalam acara ini mahasiswa bisa meng eksplor semua kreatifitas yang ada pada potensinya masing masing,
sehingga mahasiswa baru merasa nyaman dan intelektual juga karena MASTAKA ini bebas dari peloncoan yang mungkin tidak seperti Universitas yang lain, “baju ospek di ummi sopan kok mungkin pita dan peci yang dibelit dan membawa karung yang bikin malu, tapi gak terlalu malu ampe corat coret muka atau bahkan memakai akribut aneh” ujar salah satu panitia, mungkin tahun tahun sebelumnya banyak orang tua yang komplain dengan penugasan yang diberikan kepada mahasiswa baru terlalu mahal , tetapi hal ini masih menjadi permasalah yang tidak bisa selesai karena berhubungan dengan aturan dan mungkin tradisi dari tahun ke tahun bahwa acara MASTAKA pasti seperti ini atau bahkan ada faktor lain yang mungkin memberatkan, meski penugasan ini tidak lebih dari 15 ribu, tetapi masih saja mahal” , ujar panitia, tetapi MASTAKA masih menjadi pintu gerbang utama sebelum masuknya perkuliahan di mulai dan tradisi UMMI yang tidak akan hilang.



