
Mahasiswa Keperawatan UMMI Laksanakan Ucap Janji Pra Klinik, Siap Memasuki Dunia Praktik
Sukabumi, www.ummi.ac.id – Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) terus berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan berakhlak mulia melalui berbagai tahapan pendidikan yang terstruktur. Salah satu tahapan penting tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ucap Janji Pra Klinik yang berlangsung di Auditorium UMMI, Selasa (02/06/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 77 mahasiswa semester 2 Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Kesehatan UMMI Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bentuk kesiapan awal sebelum memasuki pembelajaran dan pengalaman praktik klinik di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPD PPNI Kota Sukabumi, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Kesehatan, Ketua dan Sekretaris Program Studi S1 Keperawatan, dosen, orang tua mahasiswa, serta seluruh sivitas akademika Fakultas Kesehatan UMMI.
Ketua Program Studi Sarjana Keperawatan UMMI, Dr. Asep Suryadin, M.Pd., M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang hadir dan telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di Program Studi Sarjana Keperawatan UMMI.
“Hadirnya orang tua dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi mahasiswa maupun program studi. Ucap Janji Pra Klinik menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memasuki pengalaman praktik klinik di lapangan,” ungkap beliau.
Beliau menjelaskan bahwa mahasiswa akan mulai mengikuti tahapan Early Clinical Exposure sebagai pengenalan dunia praktik keperawatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Pada tahap ini mahasiswa belum melakukan tindakan keperawatan secara langsung kepada pasien, melainkan mengenal lingkungan praktik, mengamati pelayanan kesehatan, serta membangun kemampuan komunikasi profesional.
“Ucap janji hari ini merupakan titik awal kesiapan mahasiswa untuk melaksanakan pembelajaran di luar kampus dan mengenal dunia praktik keperawatan secara langsung,” jelas beliau.
Dr. Asep Suryadin, M.Pd., M.Kes. juga menjelaskan bahwa mahasiswa akan menjalani rangkaian praktik klinik secara bertahap sejak semester dua hingga semester tujuh di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Sukabumi. Seluruh rangkaian praktik tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa sebelum memasuki tahap profesi Ners.
Selain itu, beliau menegaskan bahwa seluruh praktik klinik pada jenjang sarjana tidak dikenakan biaya tambahan oleh program studi.
“Sampai mahasiswa lulus sarjana, seluruh kegiatan praktik klinik tidak dikenakan biaya tambahan. Kami ingin orang tua memiliki gambaran yang jelas mengenai proses pendidikan yang akan dijalani mahasiswa,” ujar beliau.
Sementara itu, Wakil Rektor II UMMI, Dr. Ike Rachmawati, M.Si., menyampaikan bahwa Ucap Janji Pra Klinik merupakan momentum penting yang menandai kesiapan mahasiswa memasuki dunia praktik keperawatan.
“Ucap Janji Pra Klinik bukan sekadar seremonial akademik. Kegiatan ini merupakan momentum sakral yang menandai kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia praktik keperawatan. Janji yang diucapkan hari ini adalah bentuk komitmen moral, profesional, dan spiritual sebagai calon perawat,” ujar beliau.
Dr. Ike Rachmawati, M.Si. menegaskan bahwa mahasiswa UMMI tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik dan keterampilan klinis yang baik, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam setiap pelayanan kesehatan yang diberikan.
“Seorang perawat bukan hanya merawat penyakit, tetapi juga menghadirkan empati, kepedulian, dan harapan bagi setiap pasien yang dilayani,” tutur beliau.
Beliau berharap seluruh mahasiswa dapat menjadikan setiap pengalaman praktik sebagai sarana belajar untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta membangun karakter sebagai tenaga kesehatan yang berakhlak mulia dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Ucap Janji Pra Klinik ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan UMMI diharapkan semakin siap menghadapi proses pembelajaran klinik serta mampu mengemban amanah profesi keperawatan dengan penuh tanggung jawab, kompetensi, dan nilai-nilai kemanusiaan.



