
Rektor UMMI Hadiri Rapat kordinasi FR-PTMA dan PKS Nasional, Bahas Penguatan Pendidikan hingga Industri Strategis Muhammadiyah
Sukabumi, www.ummi.ac.id – Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Dr. Reny Sukmawani, M.P., menghadiri Rapat Koordinasi Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (FR-PTMA) dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diselenggarakan pada 18–19 Mei 2026 di Trembesi Hotel BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini dihadiri para rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.
Dalam laporan kegiatan, Ketua Forum Rektor PTMA, Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah kerja sama dengan PNM terkait program perkuliahan bagi pegawai PNM di berbagai PTMA.
“Kerja sama dengan PNM nantinya diprioritaskan untuk kampus-kampus yang belum unggul dengan akreditasi program studi baik sekali atau unggul,” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa program tersebut berpotensi menghadirkan ribuan mahasiswa baru setiap tahunnya bagi PTMA yang terlibat dalam kerja sama tersebut.
Sementara itu, Ketua Majelisdiktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., menyoroti pentingnya keberanian PTMA dalam membangun kemajuan melalui sektor industri dan teknologi. Dalam sambutannya, beliau mengajak Muhammadiyah untuk mulai mengembangkan industri strategis, termasuk industri mobil listrik.
“Sudah saatnya Muhammadiyah mulai mengembangkan industri mobil listrik sebagai bagian dari langkah menuju kemajuan,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa kemajuan tidak cukup berhenti pada tataran akademik dan laboratorium, tetapi perlu diwujudkan dalam sektor industri nyata yang berdampak luas bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan bahwa Muhammadiyah didirikan untuk membangun peradaban maju melalui pendidikan, teknologi, ekonomi, dan penguatan nilai Islam berkemajuan.
“Muhammadiyah itu didirikan untuk membangun peradaban maju atau kemajuan,” tuturnya.
Beliau juga menekankan pentingnya PTMA untuk terus mengembangkan kajian strategis, memperkuat ekonomi, serta membangun berbagai sektor industri guna mendukung kemajuan Muhammadiyah di masa depan.
Kegiatan Rakor FR-PTMA dan penandatanganan PKS ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar PTMA di Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya berbagai kolaborasi strategis untuk pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.



