
Berlandaskan Moral dan Kemanusiaan, Mahasiswa UMMI Gelar Aksi Sosial Morality Movement Foundation di Jampang Tengah Sukabumi
Sukabumi, www.ummi.ac.id — Berangkat dari semangat moralitas dan kepedulian terhadap sesama, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang tergabung dalam Morality Movement Foundation (MMF) menggelar kegiatan bertajuk “Giat Sosial Kebermanfaatan” pada 25–26 April 2026 di Desa Jampang Tengah, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata gerakan sosial berbasis moral dan kemanusiaan yang diinisiasi oleh mahasiswa lintas fakultas UMMI, yakni Aldi Aqli dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Angga Gantina dan Sultan dari Fakultas Pertanian (Faperta), Muhammad Idza, Eka Sri Cantik Maulina, Rinrin Dwi Aryani, serta Rika Susilawati dari Fakultas Kesehatan (FKES), bersama para relawan komunitas.
Morality Movement Foundation (MMF) merupakan komunitas yang bergerak di bidang moral dan kemanusiaan dengan misi menegakkan nilai etika, keadilan, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak ketidakadilan maupun keterbatasan ekonomi. Dengan visi mewujudkan keadilan sosial yang bermartabat dan berkelanjutan, MMF hadir sebagai wadah transformatif bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan melalui program-program yang inklusif dan berdampak jangka panjang.
Sebagai implementasi dari visi tersebut, kegiatan Giat Sosial Kebermanfaatan dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan solidaritas dan empati di tengah dinamika tantangan ekonomi masyarakat, sekaligus menjawab berbagai kebutuhan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mendapat dukungan dari Paguyuban Armada Jampang Tengah. Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan perangkat Desa Jampang Tengah, Bapak Dadan, serta Ketua Paguyuban Armada, Kang Fadel. Kolaborasi ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Koordinator kegiatan, Mulki Firdaus Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat bantuan sesaat, melainkan langkah awal menuju perubahan yang berkelanjutan. “Dengan harapan, kami bersama teman-teman komunitas ingin memberikan kebermanfaatan yang lebih, khususnya untuk daerah-daerah tertentu. Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana di Jampang Tengah, dengan harapan ke depan ada tindak lanjut yang memberikan dampak berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, MMF menghadirkan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya penguatan sektor ekonomi dilakukan melalui workshop peningkatan kewirausahaan dengan menghadirkan narasumber Radja Siroj Abu Bakar selaku Founder Raindictive, yang juga memberikan pelatihan praktik sablon kepada masyarakat. Selain itu, MMF turut memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha di Bojong Lopang sebagai langkah untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Di bidang kesehatan dan sosial, kegiatan ini bekerja sama dengan tim Fakultas Kesehatan (FKES) UMMI dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tidak hanya itu, dilakukan pula verifikasi data BPJS nonaktif untuk masyarakat pada kategori desil 1 hingga 4 guna memastikan akses layanan kesehatan tetap terjamin bagi masyarakat kurang mampu.
Dukungan terhadap sektor pertanian juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini melalui penyaluran pupuk gratis kepada petani setempat sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Jampang Tengah. Sementara itu, nilai-nilai religius dan kemanusiaan turut diwujudkan melalui pembagian bantuan sosial secara langsung dari rumah ke rumah serta penyaluran Al-Qur’an dan Iqro ke masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang membutuhkan.
Inisiatif ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah setempat. Perwakilan Desa Jampang Tengah, Bapak Dadan, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menggerakkan ekonomi desa sekaligus menjawab tantangan sosial yang ada. “Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Morality Movement Foundation dan Paguyuban Armada atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan seperti ini sangat penting agar pemuda memiliki keterampilan tambahan yang dapat mendorong kemajuan ekonomi, baik secara individu maupun bagi desa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Morality Movement Foundation berharap nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat. Tidak hanya menciptakan kemandirian secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta mendorong terciptanya perubahan yang berkelanjutan di masa depan.



