
UMMI Hadiri Penandatanganan PKS Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Guru
Jakarta, www.ummi.ac.id – Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Dr. Reny Sukmawani, M.P., menghadiri agenda Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 bagi Guru yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen. Kegiatan ini berlangsung di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta pada 05–07 Maret 2026.
Agenda tersebut dihadiri oleh para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia yang menjadi mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan kualifikasi akademik guru. Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus yang memberikan arahan terkait pelaksanaan program tersebut.
Kehadiran Rektor UMMI dalam momentum ini menjadi langkah strategis bagi UMMI sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang dipercaya pemerintah untuk menyelenggarakan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini dirancang untuk memfasilitasi para guru dalam meningkatkan kualifikasi akademik mereka secara efektif tanpa mengabaikan pengalaman kerja yang telah dimiliki sebelumnya.
Pada tahun ini, UMMI dipercaya untuk membina sebanyak 362 mahasiswa baru melalui jalur RPL Kementerian. Jumlah tersebut tersebar pada beberapa program studi, yaitu Program Studi PG-PAUD sebanyak 161 mahasiswa (22 jalur afirmasi dan 139 jalur reguler), Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) sebanyak 76 mahasiswa (9 jalur afirmasi dan 67 jalur reguler), Program Studi PGSD sebanyak 69 mahasiswa yang seluruhnya melalui jalur reguler, serta Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) sebanyak 56 mahasiswa (6 jalur afirmasi dan 50 jalur reguler).
Partisipasi UMMI dalam program ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Melalui program RPL ini, diharapkan para guru dapat memperoleh kualifikasi akademik yang sesuai serta semakin meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka dalam mendidik generasi bangsa.



