
HMBI UMMI Gelar Seminar Nasional: Bahas Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis AI
Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HMBI) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis AI”, pada hari Kamis, (30/10/25), bertempat di Auditorium UMMI.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga guru dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, menunjukkan tingginya minat terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai merambah dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMMI, Dr. Asep Muhamad Ramdan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kecerdasan buatan merupakan inovasi yang membawa banyak peluang, namun juga tantangan besar bagi dunia pendidikan.
“AI ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia memberi manfaat luar biasa dalam mempercepat proses pembelajaran, membantu analisis data, dan memperluas akses pengetahuan. Namun di sisi lain, jika tidak dimanfaatkan dengan bijak, AI dapat mengikis nilai-nilai kemanusiaan, mengurangi kreativitas, bahkan menimbulkan ketergantungan teknologi,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa dosen dan mahasiswa perlu memiliki kesadaran etis serta kemampuan literasi digital yang kuat agar AI dapat dimanfaatkan secara positif dalam dunia akademik.
“Tantangan kita bukan menolak AI, melainkan memastikan kita menjadi pengendali, bukan yang dikendalikan oleh teknologi,” tambahnya.
Seminar nasional ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan antara akademisi, pendidik, dan mahasiswa dalam menghadapi era pembelajaran digital yang terus berkembang pesat, sekaligus memperkuat komitmen UMMI dalam membangun pendidikan yang adaptif, beretika, dan berdaya saing global.



