
Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMIF) angkatan 2024 Universitas Muhammadiyah Sukabumi sukses menyelenggarakan kegiatan Rencana Tindak Lanjut 2025 (RTL 2025) dengan tema “Workshop Trainer Kit
Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut masa pengkaderan Himpunan, yang bertujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai pembelajaran ke dalam bentuk pengabdian dan pengembangan keilmuan secara nyata. RTL 2025 menghadirkan pelatihan langsung mengenai sistem digital dasar seperti gerbang logika, flip-flop, dan seven segment, yang dirancang khusus bagi mahasiswa Teknik Informatika serta pelajar SMK dari jurusan terkait.
Dalam workshop ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga praktik langsung dalam merangkai dan mengoperasikan rangkaian digital melalui trainer kit. Hal ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman sistematis mengenai alur sinyal dari input–proses–hingga output secara aplikatif.

Sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika juga menyerahkan hibah berupa trainer kit sistem digital kepada SMK Muhammadiyah Kota Sukabumi dan Program Studi Teknik Informatika UMMI. Hibah ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran praktikum yang berkesinambungan, serta menumbuhkan minat siswa dan mahasiswa dalam bidang teknologi digital.
Adin Wahyudin selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa, “RTL ini kami gagas sebagai bentuk kontribusi nyata dari Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, untuk membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan menyenangkan. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan minat, bakat, serta daya saing peserta dalam bidang sistem digital.”

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Program Studi Teknik Informatika, Bapak Dikdik, perwakilan Bidang Kemahasiswaan Ramanda Rizky, Pembina Himpunan Bapak Prajoko, M.Kom., serta Wakil Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah, Ibu Iis Fitria. Keikutsertaan para dosen, guru, dan peserta menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas institusi dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan perubahan yang konstruktif di dunia pendidikan dan teknologi.



