
Bekerja Sama dengan 2 Negara, Prodi PGSD UMMI Sukses Menggelar Workshop International
Sukabumi, ummi.ac.id – Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) sukses menyelenggarakan kegiatan seminar international berbasis workshop yang bekerja sama dengan 2 negara, yaitu; Institut Pendidikan Guru Kampus Raja Melewar, Seremban Negeri Sembilan Malaysia (IPGKMRM) dan Yala Rajabath University, Thailand. Kegiatan merupakan rangkaian yang sudah dimulai sejak 1 agustus, dan puncaknya resmi digelar pada Senin (07/11/2022) secara luring di auditorium UMMI dan Daring melalui Zoom Meeting.
Selain workshop, kegiatan ini juga diisi dengan sesi seminar penguatan literasi untuk membangun kesadaran literasi anak, penerbitan buku, serta penampilan budaya seperti; tari tradisional, sajak, puisi, cerita anak, pantun, dan lain-lain.
Himpunan Mahasiswa PGSD UMMI juga turut berkontribusi menjadi OC, serta pihak Indonesia Approach Education (IAE) sebagai penguat literasi. 24 perwakilan dari Malaysia, 10 orang perwakilan dari Thailand 10 orang, 200 orang mahasiswa, dan 87 – 120 orang pada Zoom Meeting turut memeriahkan kegiatan ini.


Dalam menjalin kerja sama 3 negara ini dihasilkan produk-produk literasi, salah satunya 4 buku hasil karya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dari ke-3 negara, buku tersebut berisi cerita, dan pantun/syair yang bertemakan keselamatan. Dyah Lyesmana, S.S., M.Pd. selaku dosen berharap bahwa program kerja sama ini bisa terus berlangsung, “kedepannya kami ingin menginisiasi penelitian khusus untuk literasi dan sastra anak, dan penerbitan buku seri-2,” ujarnya.
“Saat ini perubahan-perubahan terjadi sangat cepat, perlu dilakukan kolaborasi untuk menghadapi hal tersebut” ucap Dr. Sakti Alamsyah. Rektor UMMI merasa senang dengan dilakukannya kerja sama ini, sebab pada era saat ini perubahan-perubahan begitu cepat terjadi sehingga ditinjau perlu adanya kerja sama dalam membentuk kekuatan demi menciptakan kurikulum yang berbasis keilmuan. Kegiatan workshop ini menjadi salah satu implementasi langkah dalam menghadapi perubahan-perubahan tersebut.



