
28 Mahasiswa UMMI Siap Mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Sukabumi, ummi.ac.id – Sebanyak 28 Mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Teknologi Informasi, Kimia, Pendidikan Biologi, dan Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) resmi dilepas untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 2 ke Universitas yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, kegiatan Pelepasan Mahasiswa Outbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) tersebut digelar di Ruang A4 UMMI pada Rabu (10/8). Selain mahasiswa outbound, UMMI juga menjadi tuan rumah bagi 23 Mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti program PMM (Inbound).
Dr Sutiono, M.Pd selaku Koordinator MBKM UMMI, mengingatkan kepada seluruh mahasiswa yang akan diberangkatkan untuk memberikan performa yang terbaik, Ia berharap semoga ke-28 mahasiswa UMMI selalu diberi kelancaran dalam mengikuti program ini.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 Dr. Yuni Sriwahyuni, M.T mengungkapkan bahwa mahasiswa-mahasiswi UMMI sangat antusias dalam mengikuti program ini, hal tersebut terbukti dengan banyaknya mahasiswa-mahasiswi yang mendaftar program pertukaran mahasiswa baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dr. Yuni berpesan kepada seluruh mahasiswa yang hendak dilepas untuk menyerap pengalaman sebanyak-banyaknya, ia berkata “ Dengan Mengikuti program ini, anda semua bisa mengenal orang-orang baru dan juga suatu hal atau pengalaman baru di wilayah berbeda di Indonesia dan itu merupakan suatu modal yang besar bagi anda, maka seraplah pengalaman sebanyak-banyaknya.”
Disamping itu, Dr. Novi Andri Nurcahyono, M.Pd selaku PIC PMM Angkatan 2 juga turut memberikan pesan sebelum keberangkatan. “Saya ingin mengingatkan pada kegiatan ini, selain dari pngalaman yang akan anda dapatkan, namun juga program ini mengasah keterampilan dan juga kemampuan beradaptasi dan berinovasi.” Ucap Dr. Novi. Ia juga menambahkan “Anda semua harus bisa menjalin komunikasi yang baik sesama mahasiswa UMMI (Inbound) sehingga masalah-masalah yang mungkin akan dihadapi dapat terselesaikan.”



