Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Ke Taiwan : 2 Mahasiswa Dan 1 Dosen Keperawatan UMMI Ikuti Short-term Midwifery and Women’s Care Professional and Technical Training

Ke Taiwan : 2 Mahasiswa Dan 1 Dosen Keperawatan UMMI Ikuti Short-term Midwifery and Women’s Care Professional and Technical Training

  • Administrator
  • 13 Mar 2018
  • Berita Terbaru

Sukabumi, ummi.ac.id - Mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) kembali terlibat dalam kegiatan internasional. Kali ini dua mahasiswa dari Program Studi D3  Keperawatan atas nama Sri Nanti Agustini dan Erni Yuliani Sopandi berkesempatan mengikuti “Short-term Midwifery and Women’s Care Professional and Technical Training Program for Indonesian”. Selain mahasiswa dosen Program Studi D3  Keperawatan atas nama Ria Andriani, S.Kep., Ners, M.Kep mengikuti program tersebut.

Short-term Midwifery and Women’s Care Professional and Technical Training Program yang berlangsung selama satu bulan dari tanggal April - Mei 2018. Kedua mahasiswa D3 Keperawatan UMMI dapat mengikuti Short-term Midwifery and Women’s Care Professional and Technical Training Program di Taiwan setelah mengikuti seleksi yang prosesnya telah dilakukan sejak Februari 2018.

Program trainining ini bekerjasama dengan National University of Nursing and Health Sciences (NTUNHS) Taipei, Taiwan melalui Taiwan International Health Care Training Centre (TIHTC) yang berada dibawah Ministry of Health and Welfare Republic of China (Taiwan). Kerjasama UMMI dengan Pemerintah dan Universitas di Taiwan sudah dimulai sejak tahun 2017. Melalui kegaitan ini mahasiswa diharapkan dapat belajar mengintegrasikan teori dan praktik terbaru yang berskala internasional dalam keperawatan, perawatan sebelum dan bayi baru lahir, selain itu untuk meningkatkan pengetahuan kebidanan dan kesehatan ibu hamil, sehingga mampu melindungi kesehatan ibu hamil dan pasca persalinan, serta keterampilan untuk perawatan sebelum dan sesudah melahirkan. Dalam program ini juga melatih penyedia layanan kesehatan untuk menawarkan panduan dan saran untuk wanita sebelum, selama, dan setelah melahirkan, serta saran untuk merawat bayi dan anak kecil. Kursus ini mempersiapkan calon pelatih untuk melatih kebidanan secara mandiri dengan harapan dapat mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.

Rektor berpesan agar para mahasiswa tetap membawa adab budaya, disiplin, aktif dan memenuhi kewajibannya sebagai muslim yang baik selama berada di Taiwan. “Yang paling penting mencari ilmu yang sebanyak-banyaknya, agar ketika kembali ke Indonesia dapat membawa ilmu yang bermanfaat dan menjadi contoh bagi adik-adik kelas agar termotivasi mengikuti program-program selanjutnya”.